Rabu, 02 Juli 2014

Menantu Seperti Apa yang Kau Harapkan Dari Putramu Itu Ibu?

        Ibu, sejenak tolong dengarkan aku, gadis kecil yang ingin menjadi putrimu.
Bu, aku bertemu putramu bukan saat ia mengendarai sedan mewah atau berdasi rapih. Jauh dari kemewahan saat pertama kali kami bertemu. Bukan tanpa proses juga jika saat ini kami bersama. Dengan perjuangan dan air mata kami dapat bertahan sampai saat ini. Aku mencintai putramu bukan karena materi, bukan karena jabatan, atau hanya sekedar apa yang nampak melekat pada fisik. Aku mencintai putramu karena agamanya, karena pribadinya. Aku hanya seorang gadis yang bermimpi mendampingi seorang yang taat beragama, yang mampu membimbingku agar selalu mendapat ridho-Nya, yang selalu menuntunku untuk tetap di jalan yang di rahmati-Nya untuk bersama menuju janah-Nya. Dan hatiku memilih putramu. Menantu seperti apa yang kau harapkan dari putramu?? Apa aku tidak layak untuk kau jadikan menantumu, istri dari putra kesayanganmu ibu?? Aku tidak lebih menyayangi putramu lebih dari engkau, dan putramu tidak lebih menyayangiku lebih dari rasa sayang dan hormatnya padamu. Sungguh aku tidak akan pernah menggeser posisimu untuk tetap menjadi yang pertama. Aku sadar akan posisiku menurut pandangan agamaku. Aku hanya seorang yang berharap akan restumu. Sungguh aku ingin hidup bersama putramu dan engkau. Menjadi bagian dalam keluargamu. Aku ingin merawat putra kesayanganmu bersama denganmu seperti apa yang menjadi harapan kami, hidup bersama memberikan keturunan yang sholeh dan sholehah untukmu. Sungguh aku mencintai putramu.

Teramat berat bagiku jika harus melepas putramu. Terlalu besar harapan untuk masa depan. Putramu sangat penurut terhadapmu, putramu sangat takut mengecewakanmu. Dan sungguh saat ini aku sangat takut kehilangannya. Astagfirullahh

#Aku hanya selalu percaya jika rencanaNya sangatlah jauh lebih indah dari rencanaku.

1 komentar: