Jumat, 18 Oktober 2013

Daftar Tarian Seluruh Indonesia, Tarian Daerah Seluruh Indonesia

Seni Tari

Seni Budaya Tari Indonesia (tari legong Bali)

Tarian Daerah merupakan adat budaya Indonesia yang wajib kita lestarikan, saking banyaknya tarian derah yang ada di Indonesia sehingga kadang membuat kita tidak mengerti asal tarian daerah tersebut, dan sebagai pemuda Indonesia kita wajib mengetahui nama-nama tarian daerah seluruh Indonesia paling tidak tahu dulu, dan lebih baiknya kita mempelajari agar kebudayaan asli kita ini tidak di rebut atau di claim oleh Negara lain

1. Provinsi DI Aceh / Nanggro Aceh Darussalam / NAD
Tari Tradisional : Tari Seudati, Tari Saman Meuseukat

2. Provinsi Sumatera Utara / Sumut
Tari Tradisional : Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor

3. Provinsi Sumatera Barat / Sumbar
Tari Tradisional : Tari Piring, Tari payung

4. Provinsi Riau
Tari Tradisional : Tari Tanduk, Tari Joged Lambak

5. Provinsi Jambi
Tari Tradisional : Tari Sekapur Sirih, Tari Selampit Delapan

6. Provinsi Sumatera Selatan / Sumsel
Tari Tradisional : Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek

7. Provinsi Lampung
Tari Tradisional : Tari Jangget, Tari Melinting

8. Provinsi Bengkulu
Tari Tradisional : Tari Andun, Tari Bidadei Teminang

9. Provinsi DKI Jakarta
Tari Tradisional : Tari Topeng, Tari Yapong

10. Provinsi Jawa Barat / Jabar
Tari Tradisional : Tari Topeng Kuncaran, Tari Merak, Tari Jaipong

11. Provinsi Jawa Tengah / Jateng
Tari Tradisional : Tari Serimpi, Tari bambangan Cakil

12. Provinsi DI Yogyakarta / Jogja / Jogjakarta
Tari Tradisional : Tari Serimpi Sangupati, Tari Bedaya

13. Provinsi Jawa Timur / Jatim
Tari Tradisional : Tari Remong, Tari Reog Ponorogo

14. Provinsi Bali
Tari Tradisional : Tari Legong, Tari Kecak, Tari Pendet

15. Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB
Tari Tradisional : Tari Mpaa Lenggo, Tari Batunganga

16. Provinsi Nusa Tenggara Timur / NTT
Tari Tradisional : Tari Perang, Tari Gareng Lameng

17. Provinsi Kalimantan Barat / Kalbar
Tari Tradisional : Tari Monong, Tari Zapin Tembung

18. Provinsi Kalimantan Tengah / Kalteng
Tari Tradisional : Tari Balean Dadas, Tari Tambun dan Bungai

19. Provinsi Kalimantan Selatan / Kalsel
Tari Tradisional : Tari Baksa Kembang, Tari Radap Rahayu

20. Provinsi Kalimantan Timur / Kaltim
Tari Tradisional : Tari Perang, Tari Gong

21. Provinsi Sulawesi Utara / Sulut
Tari Tradisional : Tari Maengkat, Tari Polo-palo

22. Provinsi Sulawesi Tengah / Sulteng
Tari Tradisional : Tari Lumense, Tari Pule Cinde

23. Provinsi Sulawesi Tenggara / Sultra
Tari Tradisional : Tari Dinggu, Tari Balumpa

24. Provinsi Sulawesi Selatan / Sulsel
Tari Tradisional : Tari Bosara, Tari Kipas

25. Provinsi Maluku
Tari Tradisional : Tari Lenso, Tari Cakalele

26. Provinsi Irian Jaya / Papua
Tari Tradisional : Tari Musyoh, Tari Selamat datang

Selasa, 08 Oktober 2013

KISAH MENYENTUH JANGAN LEWATKAN.
"PERTANYAAN SEORANG IBU"

Suatu sore, seorang Ibu terduduk di kursi rodanya di tepi danau. Ia ditemani anaknya yang sudah berkeluarga dan sudah mapan kehidupannya.

Lalu si Ibu bertanya,
"Anakku, itu burung apa yang berdiri di tengah danau?"
"Itu Burung Bangau mama." Sang anak menjawab dengan sopannya.

Tak lama kemudian si Ibu bertanya lagi.
"Itu yang warna putih burung apa?"
"Ya bangau Bu!" jawab si anak dengan ketus.

Kemudian Ibunya kembali bertanya.
"Lantas itu burung apa?" Ibunya sembari menunjuk burung bangau tadi yang mulai terbang.

Dengan nada kesal si anak menjawab :
"Ya sama burnung bangau Bu. Emangnya Ibu gak lihat dia terbang!"

Sejurus kemudian, air menetes dari sudut mata si Ibu. Dengan perlahan ia berkata :

"Anakku dulu, 35 tahun yang lalu ketika aku memangkumu dan kamu bertanya dengan pertanyaan yang sama untukku sebanyak 10 kali, Ibu selalu menjawabnya dengan senang hati. Sekarang Ibu hanya bertanya 3 kali, tapi kamu telah membentak ibu 2 kali."

Si anak terdiam sesaat. Matanya berkaca-kaca. Lalu dipeluknya Ibunya.

Pernahkah kita memikirkan apa yg telah diajarkan oleh seorang Ibu kepada kita? Sayangilah Ibu kita dengan sungguh-sungguh. Kerana surga berada di telapak kakinya.

Mintalah ampunan jika kita pernah merasa menyakiti hati Ibu.

* Pernahkah kita ngomelin dia? Pernah!':s
* Pernahkah kita cuekin dia ? 'Pernah!' >:/
* Pernahkah kita mikirin apa yang dia pikirkan? Nggak!'

Sebenarnya apa yang dia pikirkan? Takut'

- Takut gak bisa melihat kita tersenyum, menangis atau tertawa lagi.
- Takut gak bisa mengajari kita lagi.

Semua itu karena waktu dia yang teramat singkat.

Saat Ibu dan Ayah menutup mata, Gak akan ada lagi ada yangg cerewet.
Saat kita menangis manggil-manggil dia.

Tapi bayangannya dia tetap di samping kita dan berkata :

"Anakku jangan nangis, Ibu dan Ayahmu masih disini. Ibu dan Ayahmu masih sayang kamu."
PROSES NUJUH BULAN ADAT JAWA
Sesuai dengan adat istiadat Jawa, untuk calon ibu yg sedang mengandung anak pertama dan usia kehamilan memasuki bulan ke 7, dilaksanakan upacara nujuh bulanan (mitoni) sebagai upacara syukuran agar janin yg sedang dikandung senantiasa memperoleh keselamatan.


Adapun bagian dari upacara mitoni ini terdiri dari :

Sungkeman

Yaitu calon ibu & ayah sungkem kepada ke 2 orang tua, memohon doa restu kiranya kehamilan ini bisa berjalan dengan lancar sampai dengan persalinan nantinya.

Siraman (mandi kembang dari 7 mata air yg berbeda )
Mempunyai makna pernyataan tanda pembersihan diri, baik fisik maupun jiwa calon ibu sehingga kelak melahirkan anak tidak mempunyai beban moral sehingga proses kelahirannya menjadi lancar. 7 orang wakil keluarga yg dituakan dipilih untuk melakukan siraman. Bagi yg menyiram akan diberikan souvenir cantik berisi 7 macam pernak-pernik yg dikemas cantik. Isinya (biasanya) berupa: pensil, handuk, sisir, benang, sermin, jarum, dan sabun.

Memasukkan telor ayam kampung ke dalam kain

Upacara memasukkan telor ayam kampung ke dalam kain (sarung) si calon ibu oleh calon ayah dari atas perut lalu telur dilepas, sebagai simbol harapan agar bayi lahir dengan mudah tanpa aral melintang. Juga mempunyai makna kalau telur pecah artinya bayinya kelak perempuan, dan kalau telurnya tidak pecah artinya kelak bayinya laki2.

Upacara brojolan

Yaitu memasukkan sepasang cengkir (kelapa muda) yang telah digambari Kamajaya dan Dewi Ratih (Secara simbolis gambar Kamajaya dan Dewi Ratih, tokoh ideal orang Jawa, melambangkan kalau si bayi lahir akan elok rupawan dan memiliki sifat-sifat luhur seperti tokoh yang digambarkan tersebut) ke dalam sarung dari atas perut calon ibu ke bawah, yang dilakukan oleh nenek calon bayi (ibunda calon ibu) dan diterima oleh Mama mertua. Makna simbolis dari upacara ini adalah agar kelak bayi lahir dengan mudah tanpa kesulitan. Kedua kelapa itu lalu digendong ibunda calon ibu dengan kain layaknya menggendong bayi.

Lalu calon ayah mengambil salah satu kelapa yg digendong ibunda calon ibu tanpa boleh melihat, jika yg diambil kelapa bergambar Dewi Ratih kelak anaknya perempuan dan kalau yg diambil bergambar Kamajaya kelak anaknya laki2. Lalu kelapa ini dibelah oleh calon ayah, cara membelah nya juga menunjukkan jenis kelamin calon bayi. Jika membelahnya tidak tepat di tengah, maka menunjukkan berjenis kelamin perempuan.

Upacara memutus lilitan janur/lawe yang dilingkarkan di perut calon ibu.

Lilitan ini harus diputus oleh calon ayah dengan maksud memutuskan segala bencana yang menghadang kelahiran bayi sehingga kelahiran berjalan dengan lancar.

Upacara ganti busana dengan 7 buah motif kain yang berbeda.

Dengan harapan agar kelak si bayi juga memiliki kebaikan-kebaikan yang tersirat dalam lambang kain2 tersebut. Tiap tamu akan ditanya oleh ibu pemandu upacara apa calon ibu sudah cocok memakai kain tersebut, dan serempak para tamu akan menjawab ”Beluuuuuuumm”..sampai dengan kain ke 7, baru ”Sudah panteeeeesss.......” Nanti nya dengan kain ke 7 yg sudah pantas itu, calon ibu didandani oleh perias untuk mengenakan kebaya dan motif yg terbaik lengkap dengan riasan yg cantik juga, untuk selanjutnya akan berjualan rujak bersama suami.

Motif kain tersebut adalah:
- sidomukti (melambangkan kebahagiaan),
- sidoluhur (melambangkan kemuliaan),
- truntum (melambangkan agar nilai-nilai kebaikan selalu dipegang teguh),
- parangkusuma (melambangkan perjuangan untuk tetap hidup),
- semen rama (melambangkan agar cinta kedua orangtua yang sebentar lagi menjadi bapak-ibu tetap bertahan selma-lamanya/tidak terceraikan),
- udan riris (melambangkan harapan agar kehadiran dalam masyarakat anak yang akan lahir selalu menyenangkan),
- cakar ayam (melambangkan agar anak yang akan lahir kelak dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya).
- Kain terakhir yang tercocok adalah kain dari bahan lurik bermotif lasem dengan kemben motif dringin.

Rujakan
Terakhir adalah rujakan, di mana rasa rujak yg dibuat oleh calon ibu, juga menentukan jenis kelamin bayi yg akan dilahirkan. Jika rujaknya pedas, mengindikasikan si bayi berjenis kelamin perempuan. Lalu para tamu diperkenankan membeli rujak dengan uang kreweng dari tanah liat.
" UNTUKMU YANG MERINDUKAN PENDAMPING HIDUP "

Rindukanlah seorang insan yang lebih mencintai ALLAH daripada mencintaimu..

Sehingga ia akan mencintaimu karena ALLAH dan akan membawamu pada kecintaan Pada-NYA

Rindukanlah SEORANG Insan yang menyayangi orang tuanya..

Sehingga ia pun dapat MENYAYANGImu dengan sifat penyayangnya..

Dan Rindukan seorang insan yang takut kepada ALLAH,sehingga ia akan merasa takut untuk menyakitimu karena ALLAH..

YA ALLAH :

✔ Bahagiakanlah saudara/i kami yang masih sendiri untuk segera mendapatkan jodohnya..

✔ Pasangan yang baik akhlaknya, mencintai dengan setulus hatinya..

✔ Berani berkorban, sanggup bekerja keras, bertanggungjawab pada keluarga, kokoh aqidahnya & sanggup berjuang dijalan-MU..

✔ Untuk mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah Wa Rahmah..

✔ YA ALLAH Yaa Mujiib, kabulkanlah do'a kami ini..Amiin.

Jumat, 04 Oktober 2013

PENGERTIAN DASAR FLOWCHART

FLOWCHART
Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini di nyatakan dengan simbol. Dengan ini setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Hubungan antara proses di gambarkan dengan garis penghubung. Flowchart merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan proses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat di lakukan lebih mudah. Setelah flowchart di susun, selanjutnya pemrogram (programer) menerjemahkannnya kebentuk program atau kebentuk bahasa pemrograman.

KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN FLOWCHART
Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Secara garis besar setiap pengolahan selalu terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:
1. Input berupa bahan mentah
2. Proses pengolahan
3. Output berupa bahan jadi

Untuk pengolahan data dengan komputer dapat di rangkum urutan dasar untuk pemecahan suatu masalah, yaitu:
>START: berisi instruksi untuk persiapan peralatan yang di perlukan sebelum menangani pemecahan masalah.
>READ: berisi instruksi untuk membaca membaca dari suatu peralatan input.
>PROCESS: berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang di baca.
>WRITE: berisi publikasi untuk merekam hasil kegiatan ke peralatan output.
>END: mengakhiri kegiatan pengolahan.



sumber: google, irma14.blogspot,com